ilmukomputers
Senin, 19 Desember 2011
Mengganti Logo dan Icon Blog di Browser, Addres bar, dan Bookmark
Mengganti Logo dan Icon Blog di Browser, Addres bar, dan Bookmark
Sahabat informasi maya 3 bulan yang lalu kang salman pernah mengulas tuntas bagaimana cara Mengubah Logo Blog KIta Di Mozilla pada postingan tersebut memiiliki kendala sebab logo dan icon blog kita hanya tampil di browser mozilla sedangkan di browser yang lain tidak muncul. Pada kesepatan kali ini kang salman akan mengulas bagaimana cara mengubah logoblog kita segala browser baik itu mozilla, google chrome, opera dll. Berikut kodenya simpan di bawah meta tag *Ganti tulisan yang berwarna merah dengan foto atau logo blog ada. Setelah itu save template, dan lihat hasilnya. Oke semoga Tips dan Trik singkat ini bermanfaat selamat mencoba Jangan asal copy paste, baca aturanya di sini !
CARA MUDAH MENGGANTI ICON BLOG ANDA
Alhamdulillah...,Duh senengnya blogku sekarang iconnya sudah berubah,ternyata sekarang mengganti icon di blogspot lebih mudah semudah mengupload gambar biasa,dengan adanya fitur Favorite icon tidak perlu edit tag html lagi. Caranya adalah: *Pertama kali tentunya sediakan gambarnya,gambar apa saja sesuka hatimu,yang perlu diingat ukuran gambar harus persegi artinya panjang dan lebar gambar sama,misalnya: 24x24 pxl,32x32pxl,100x100 pxl atau terserahlah yang penting persegi,dan size tidak boleh lebih dari 100 kb. *Kedua: Buka blogmu dan pastikan bahwa kamu sudah login,lalu klik menu Desain -> Layout -> favicon, lalu klik edit,maka akan muncul jendela upload tinggal browse/cari gambar di hp/komputermu dan tunggu proses upload selesai kemudian save,Save arrangement. Selesai sekarang keluar dari browsermu dan buka lagi dan lihat blogmu sudah berubah iconya.
Jumat, 16 Desember 2011
membobol password wiffi
Internet Gratis Dengan Cara Membobol Password Wifi Hotspot Warnet, Plasa, Cafe, ato Kampus !(Updated)
22 Februari 2010 oleh bosgentongs
Seperti kita ketahui, HotSPOT atau tempat akses internet Wireless dengan standard 802.11b/g sudah bukan barang asing lagi ditelinga kita, dan bila kita berpergian di tempat publik seperti Mall, Cafe, hotel dan kantor, dengan mudahnya kita menemukan fasilitas tersebut..
Namun sangat disayangkan tidak semua penyedia layanan menawarkan fasilitas Internet Wireless dengan gratis, atau kalaupun gratis,. sangatlah terbatas.
Salah satu proteksi yang digunakan penyedia layanan wireless adalah dengan membatasi akses internet berdasarkan MAC Address.
Apa itu MAC Adress ?
In computer networking a Media Access Control address (MAC address) or Ethernet Hardware Address (EHA) or hardware address or adapter address is a quasi-unique identifier attached to most network adapters (NICs)..
Oke jadi kesimpulannya MAC Address adalah nomer unik yang membedakan setiap perangkat jaringan yang terpasang dikomputer kita.
Contoh kasus adalah HotSPOT di Food Court Plasa Semanggi. Pada HotSPOT FoodCourt Plasa Semanggi ., sang penyedia layanan Internet Wireless, membatasi penggunaan Internet gratis hanya selama 3 Jam, setelah itu anda tidak dapat mengakses internet lagi, dan baru akan dapat mengakses lagi di hari esok. Jenis proteksi yang digunakan adalah MAC Address Filtering.
Bagaimana menjebol Proteksi dengan MAC Address ?
Ada sebuah tools yang sangat bermanfaat untuk anda.Tools itu bernama K-MAC Download Dicini
Dengan tools ini anda akan dapat mengubah MAC-Address anda secara instant dan apa artinya ? Anda dapat menjebol Proteksi MAC Address !. Setiap jatah akses internet anda habis dalam waktu 3 jam, yang anda perlu lakukan hanyalah mengubah MAC Address anda, dan lakukan koneksi kembali.
gw tambahin buat info. cracking password WEP/WPA/WPA-2 menggunakan
program yang tersedia dalam paket OS backtrack yaitu
kismet
Kismet adalah satu Tool security yang berjalan Linux, kismet digunakan untuk menyadap lalu lintas data dalam jaringan internet.
Aircrak-ptw Aircrak-ptw adalah tool yang digunakan untuk meng-crack wireless yang diproteksi. Masing-masing notebook dengan spesifikasi berbeda, sehingga cara untuk menggunakan aircrack pun berbeda.
Trik yang satu ini juga dipakai untuk mencari password yang digunakan oleh seseorang untuk mengakses hotspot yang menggunakan kartu prepaid.
Alat yang dipersiapkan sih simple aja :
- Seperangkat Laptop : PC yang ada wifi adapternya juga bisa, asal jaringan hotspotnya bisa tertangkap.
- Charger laptop : karena pasti memakan banyak daya batre saat keranjingan internet gratisNgakakNgakak..
Software yang diperlukan:
1. Angry IP Scanner 2.21 Klik Disini Untuk Donlot
2. Technitium MAC Address v5 release 3 Klik Disini Untuk Donlot
Langsung aja sekarang ke caranya:
# Cari lokasi penyedia layanan hotspot, tentunya di daerah yang terjangkau jaringan hotspot tersebut..
# Hidupkan laptop anda, dan hidupkan pula wireless network anda dan lihat di sistem tray icon wireless network, kemudian klik kanan dan pilih view avalible wireless network, dan tentunya setelah itu anda harus connect ke wireless hotspot tujuan anda.
# Setelah connect, klik kanan sistem tray dan pilih status >pilih tab detail > kelihatan disana ip yang diberikan kepada kita. Catat ip tersebut.
# Buka Program AngryIP Scanner 2.21 dan isikan ip range yang akan kita scan (pakai data ip kita tadi) pada bagian atas. Misalnya : IP yang kita dapat 135.125.1.13 kemudian masukkan pada kolom range pertama ip kita sesuai dengan ip yang tadi namun ganti angka di bagian akhir dengan 1 menjadi 135.125.1.1 dan pada kolom kedua tuliskan sama namun angka satu diakhir itu ganti dengan 255 menjadi 135.125.1.255. hasilnya 135.125.1.1 to 135.125.1.255 dan klik start (tombol merah).
# Setelah melakukan scanning maka kita akan mendapatkan data ip yang hidup yang terkoneksi dengan hotspot tersebut. setelah scanning selesai maka lihat ip yang hidup (alive host) warna biru klik kanan pada ip yang hidup Klik kanan pada ip yang warna biru tadi klik kanan > show > mac address dan akan ada kode mac addres (terkadang ada mac addressnya tidak tampil, pilih saja ip yang lainnya). Catat mac address yang kita dapatkan.
# Buka Program Technitium MAC Address v5 release 3 yang telah kita persiapkan. Disana ada field mac address. nah sekarang tinggal ganti mac address tersebut dengan yang kita dapatkan tadi dan tekan change mac id.
# Tunggu karena mac kita akan diganti dan koneksi sementara terputus dan konek lagi otomatis sendiri.
# Masuk web browser firefox atau apa saja boleh. Nikmati Internet Gratis…...
Satu hal yang perlu diingat adalah kita sistemnya numpang data transfer pada account yang kita hack tadi (yang punya ip tadi, maaf.....).
Ini bisa di akali dengan masuk halaman status login hotspot tersebut (untuk dapat account). Misalnya idonbiu.hotspot.net/status dan begitu masuk disana kan terlihat nomor sandi prepaid card dan kita catat saja, lalu logout, dan masuk kembali ke halaman login hotspot itu cepat-cepat masukkan sandi tadi. Hal ini akan membuat kita secara langsung dapat mengakses internet tanpa menumpang lagi (soalnya yang make prepaid card code kan kita) jadi kalau ada yang mau login pakai kartu itu (yang punya code) saat kita login pakai kartu itu tentunya dia tidak akan bisa masuk karena kartu prepaid cardnya
“already login”.
Bagaimana, menarik bukan ?
Tapi saya sarankan, seperti yang saya lakukan adalah dengan menumpang saja, karena saya tidak mau berbuat terlalu jauh, seperti cara yang saya beritau untuk me log off dan log in lagi tentunya akan membuat sang pemilik tidak bisa log in. Kasian kan ?
Jadi mumpung sudah dikasi gratisan, kenapa gak numpang saja ya, itung-itung cuman ikutan ngakses bareng kan tidak terlalu merugikan. Minta ijin langsung juga kemungkinan yang punya gak nolak, asal kepentingannya memang mendesak.
Untuk Scanning Ip juga bisa memakai aplikasi Dude 3.5.zip Klik DicinI Untuk DownlOad untuk mengetahui kondisi koneksi komputer-komputer ke hotspot. Bisa dicoba juga ya..
Oh Yaw Niy dapet yang terbaru klo di hotspot pada pake wep or wpa pake ini aja barusan dicobain tembus euy…...
WEP and WPA keygenerator v1.00 KliK dicini UnTuk DoNloTatau
Wireless Key Generator KliK Dicini UntUk DonlOt
tinggal jalanin programnya trus generate,, kopi aja langsung ke network key-nya.…
Atau juga dapet pakek nich pake aplikasi “wifi password finder“
seach aja di 4shared ada kug, Qu Blum Sempet Upload
=========Tambahan=============
Jika Agan2 ingin menambah bandwidth internet supaya koneksinya terasa lebih cepat, Anda bisa melakukannya dengan cara mengurangi atau mengosongkan batasan bandwidth tersebut. Hal ini dilakukan agar bandwith yang ada dapat digunakan dengan maksimal.
Caranya seperti dibawah ini :
1. Klik Start
2. Klik Run
3. Ketik gpedit.msc
4. Kemudian pilih OK
5. Klik Administrative Templates
6. Klik Network
7. Setelah terbuka klik QoS Packet scheduler
8. Kemudian klik Limit Reservable Bandwidth
9. Setelah terbuka ubah setting menjadi Enable
10. Kemudian ubah Bandwidth Limitnya menjadi 0
11. Klik Apply
12. Kemudian pilih OK
13. Terakhir keluar dari menu dan restart komputer.
Sekali lagi, semua ini hanya untuk pembelajaran saja, selama kita masih mampu kenapa gak pakai yang legal aja. Dan ini juga bisa dimanfaatkan oleh pemilik hotspot, kalau cara ini masih bisa digunakan untuk membobol. Jadi perlu keamanan yang lebih.
Kamis, 10 November 2011
keunggulan & kelmahan linux &windows
elebihan & kekurangan Linux & Windows
Kelebihan Linux:
* Linux merupakan sistem operasi bebas dan terbuka (open source). Sehingga tidak perlu biaya lisensi untuk membeli atau menggunakan Linux, gratis.
* Linux mudah digunakan. Dulu, Linux dikatakan merupakan sistem operasi yang sulit dan hanya dikhususkan untuk para hacker karena masih berbasis teks (DOS). Namun, kini Linux mudah digunakan hampir semudah menggunakan Windows, bahkan masalah style pun, Linux lebih baik dari Windows 7.
* Hampir semua aplikasi yang terdapat di Windows, telah terdapat alternatifnya di Linux karena banyak komunitas-komunitas pengembangnya, semisal sourceforge.net. , atau bila terpaksa kita bisa menjalankan software untuk Windows di Linux dengan bantuan emulator seperti Wine sehingga file .exe dan .msi dapat dijalankan.
* Keamanan. Hampir semua pengguna Windows pasti pernah terkena virus, spyware, trojan, adware, dsb. Hal ini, hampir tidak terjadi pada Linux. Linux sejak awal didesain multi-user, sehingga bila virus menjangkiti user tertentu, akan sangat sangat sulit menjangkiti dan menyebar ke user yang lain. Beberapa orang berpendapat bahwa Linux lebih aman karena jumlah penggunanya lebih sedikit dibanding Windows, namun anggapan itu tidaklah tepat.
* Linux relatif stabil. Komputer yang dijalankan di atas sistem operasi UNIX sangat dikenal stabil berjalan tanpa henti. Linux, yang merupakan varian dari UNIX, juga mewarisi kestabilan ini. Jarang ditemui, komputer yang tiba-tiba hang dan harus menekan tombol Ctrl-Alt-Del atau Restart untuk mengakhiri kejadian tersebut.
* Linux mempunyai kompatibilitas ke belakang yang lebih baik (better backward-compatibilty). Perangkat keras yang telah berusia lama, masih sangat berguna dan dapat dijalankan dengan baik di atas Linux. Selain itu, tidak pernah ditemui dokumen-dokumen yang lebih baru tidak dapat dibaca pada Linux versi yang lebih lama. Pada Windows, kita seakan dituntut untuk terus mengikuti perkembangan perangkat keras, seperti kasus file .docx (Word 2007-2010) yang tidak bisa dibuka dengan Microsoft Word 2003 atau versi dibawahnya.
* Dukungan komunitas yang beragam dan menyebar di seluruh dunia.
* Linux selain gratis untuk digunakan, gratis pula untuk dimodifikasi dan didistribusikan ulang. Bahkan kita dapat mengembangkan distro kita sendiri.
* Beragam pilihan. Hal ini bisa menjadi kelebihan maupun kekurangan. Banyak distro bermunculan, contoh yang populer seperti Ubuntu, Debian, RedHat, openSuSe, Fedora, Mandriva (Mandrake), dsb. Keanekaragaman ini memberi kita banyak pilihan sesuai dengan kebutuhan masing-masing, namun di satu sisi hal ini juga akan membingungkan calon pengguna Linux. Lihat chart distribusi Linux di http://distrowatch.com untuk mengetahui rangking distro-distro Linux.
* Linux membutuhkan resource yang lebih kecil dari Windows, sehingga cocok untuk komputer dengan spesifikasi minimal. Selain itu hampir semua distro populer menyediakan versi 32 bit maupun 64 bit.
* Linux dapat berjalan dalam dua mode, modus teks dan modus GUI namun pada umumnya modus teks (terminal) ini lah yang menjadi kekuatan Linux. Modus GUI sendiri memiliki banyak pilhan desktop environment-nya seperti KDE, Gnome, BlackBox, XFCE.
Kekurangan Linux:
* Banyak pengguna yang belum terbiasa dengan Linux dan masih ‘Windows minded’, takut untuk beralih dari Windows.
* Dukungan perangkat keras dari vendor-vendor tertentu yang tidak terlalu baik pada Linux. Untuk mencari daftar perangkat keras yang didukung pada Linux, kita dapat melihatnya di Linux-Drivers.org atau LinuxHardware.org.
* Proses instalasi software / aplikasi yang tidak semudah di Windows. Instalasi software di Linux, akan menjadi lebih mudah bila terkoneksi ke internet atau bila mempunyai CD / DVD repository-nya. Bila tidak, maka kita harus men-download satu per satu package yang dibutuhkan beserta dependencies-nya.
* Bagi administrator sistem yang belum terbiasa dengan Unix-like (seperti Linux), maka mau tidak mau harus mempelajari hal ini. Sehingga syarat untuk menjadi administrator adalah manusia yang suka belajar hal-hal baru dan terus-menerus belajar.
* Aplikasi-aplikasi di Linux belum seampuh aplikasi di Windows.
* Struktur direktori dan hak-akses yang membingungkan bagi yang sudah terbiasa dengan Windows dan belum mengenal UNIX/Linux sama sekali.
Kelebihan Windows
1. User friendly dibandingkan dengan sistem operasi yang lain
2. Instalasi software masih mudah dibandingkan dengan instalasi di sistem operasi yang lain
3. Banyak software berbasis Windows
4. Dukungan driver yang lebih banyak
5. Banyak orang pakai Windows sehingga banyak perusahan membuat aplikasinya menggunakan dasar Windows. Ada beberapa aplikasi yang hanya ada di Windows dan tidak di OS yang lainnya. Bahkan beberapa aplikasi vital dunia kerja.
6. Karena systemnya sudah dishare untuk bisa dikembangkan, maka semakin mudah siapa saja membuat software untuk dijalankan di Mircosoft Windows. Terutama dunia usaha yang membutuhkan aplikasi yang sesuai dengan kebutuhannya.
7. Perkembangan paling cepat dibanding software lainnya karena banyak perusahaan software yang konsisten menciptakan kemajuan pada sistem operasi Windows.
8. Banyak gratisan GPL dan Freeware ditawarkan untuk Windows.
9. Kalau ada masalah mudah menyelesaikannya sebab hampir semua orang bisa, dan mencari ahlinya juga tidak sulit disekitar kita.
Kekurangan Windows
1. Harga licensi mahal
2. Komunitas terlalu sedikit, karena bersifat closed-source
3. Banyaknya virus yang sering menyerang Windows
4. Sistem keamanan yang masih dibilang kurang
5. Sistem yang kurang stabil
6. Banyak orang tahu bahasa pemrogamannya dan banyak orang pakai karena itu banyak juga yang buat virus untuk Windows dibanding yang lainnya
7. Ada banyak versi sehingga kalau mau yang powerfull harus bayar lebih mahal.
Kelebihan Linux:
* Linux merupakan sistem operasi bebas dan terbuka (open source). Sehingga tidak perlu biaya lisensi untuk membeli atau menggunakan Linux, gratis.
* Linux mudah digunakan. Dulu, Linux dikatakan merupakan sistem operasi yang sulit dan hanya dikhususkan untuk para hacker karena masih berbasis teks (DOS). Namun, kini Linux mudah digunakan hampir semudah menggunakan Windows, bahkan masalah style pun, Linux lebih baik dari Windows 7.
* Hampir semua aplikasi yang terdapat di Windows, telah terdapat alternatifnya di Linux karena banyak komunitas-komunitas pengembangnya, semisal sourceforge.net. , atau bila terpaksa kita bisa menjalankan software untuk Windows di Linux dengan bantuan emulator seperti Wine sehingga file .exe dan .msi dapat dijalankan.
* Keamanan. Hampir semua pengguna Windows pasti pernah terkena virus, spyware, trojan, adware, dsb. Hal ini, hampir tidak terjadi pada Linux. Linux sejak awal didesain multi-user, sehingga bila virus menjangkiti user tertentu, akan sangat sangat sulit menjangkiti dan menyebar ke user yang lain. Beberapa orang berpendapat bahwa Linux lebih aman karena jumlah penggunanya lebih sedikit dibanding Windows, namun anggapan itu tidaklah tepat.
* Linux relatif stabil. Komputer yang dijalankan di atas sistem operasi UNIX sangat dikenal stabil berjalan tanpa henti. Linux, yang merupakan varian dari UNIX, juga mewarisi kestabilan ini. Jarang ditemui, komputer yang tiba-tiba hang dan harus menekan tombol Ctrl-Alt-Del atau Restart untuk mengakhiri kejadian tersebut.
* Linux mempunyai kompatibilitas ke belakang yang lebih baik (better backward-compatibilty). Perangkat keras yang telah berusia lama, masih sangat berguna dan dapat dijalankan dengan baik di atas Linux. Selain itu, tidak pernah ditemui dokumen-dokumen yang lebih baru tidak dapat dibaca pada Linux versi yang lebih lama. Pada Windows, kita seakan dituntut untuk terus mengikuti perkembangan perangkat keras, seperti kasus file .docx (Word 2007-2010) yang tidak bisa dibuka dengan Microsoft Word 2003 atau versi dibawahnya.
* Dukungan komunitas yang beragam dan menyebar di seluruh dunia.
* Linux selain gratis untuk digunakan, gratis pula untuk dimodifikasi dan didistribusikan ulang. Bahkan kita dapat mengembangkan distro kita sendiri.
* Beragam pilihan. Hal ini bisa menjadi kelebihan maupun kekurangan. Banyak distro bermunculan, contoh yang populer seperti Ubuntu, Debian, RedHat, openSuSe, Fedora, Mandriva (Mandrake), dsb. Keanekaragaman ini memberi kita banyak pilihan sesuai dengan kebutuhan masing-masing, namun di satu sisi hal ini juga akan membingungkan calon pengguna Linux. Lihat chart distribusi Linux di http://distrowatch.com untuk mengetahui rangking distro-distro Linux.
* Linux membutuhkan resource yang lebih kecil dari Windows, sehingga cocok untuk komputer dengan spesifikasi minimal. Selain itu hampir semua distro populer menyediakan versi 32 bit maupun 64 bit.
* Linux dapat berjalan dalam dua mode, modus teks dan modus GUI namun pada umumnya modus teks (terminal) ini lah yang menjadi kekuatan Linux. Modus GUI sendiri memiliki banyak pilhan desktop environment-nya seperti KDE, Gnome, BlackBox, XFCE.
Kekurangan Linux:
* Banyak pengguna yang belum terbiasa dengan Linux dan masih ‘Windows minded’, takut untuk beralih dari Windows.
* Dukungan perangkat keras dari vendor-vendor tertentu yang tidak terlalu baik pada Linux. Untuk mencari daftar perangkat keras yang didukung pada Linux, kita dapat melihatnya di Linux-Drivers.org atau LinuxHardware.org.
* Proses instalasi software / aplikasi yang tidak semudah di Windows. Instalasi software di Linux, akan menjadi lebih mudah bila terkoneksi ke internet atau bila mempunyai CD / DVD repository-nya. Bila tidak, maka kita harus men-download satu per satu package yang dibutuhkan beserta dependencies-nya.
* Bagi administrator sistem yang belum terbiasa dengan Unix-like (seperti Linux), maka mau tidak mau harus mempelajari hal ini. Sehingga syarat untuk menjadi administrator adalah manusia yang suka belajar hal-hal baru dan terus-menerus belajar.
* Aplikasi-aplikasi di Linux belum seampuh aplikasi di Windows.
* Struktur direktori dan hak-akses yang membingungkan bagi yang sudah terbiasa dengan Windows dan belum mengenal UNIX/Linux sama sekali.
Kelebihan Windows
1. User friendly dibandingkan dengan sistem operasi yang lain
2. Instalasi software masih mudah dibandingkan dengan instalasi di sistem operasi yang lain
3. Banyak software berbasis Windows
4. Dukungan driver yang lebih banyak
5. Banyak orang pakai Windows sehingga banyak perusahan membuat aplikasinya menggunakan dasar Windows. Ada beberapa aplikasi yang hanya ada di Windows dan tidak di OS yang lainnya. Bahkan beberapa aplikasi vital dunia kerja.
6. Karena systemnya sudah dishare untuk bisa dikembangkan, maka semakin mudah siapa saja membuat software untuk dijalankan di Mircosoft Windows. Terutama dunia usaha yang membutuhkan aplikasi yang sesuai dengan kebutuhannya.
7. Perkembangan paling cepat dibanding software lainnya karena banyak perusahaan software yang konsisten menciptakan kemajuan pada sistem operasi Windows.
8. Banyak gratisan GPL dan Freeware ditawarkan untuk Windows.
9. Kalau ada masalah mudah menyelesaikannya sebab hampir semua orang bisa, dan mencari ahlinya juga tidak sulit disekitar kita.
Kekurangan Windows
1. Harga licensi mahal
2. Komunitas terlalu sedikit, karena bersifat closed-source
3. Banyaknya virus yang sering menyerang Windows
4. Sistem keamanan yang masih dibilang kurang
5. Sistem yang kurang stabil
6. Banyak orang tahu bahasa pemrogamannya dan banyak orang pakai karena itu banyak juga yang buat virus untuk Windows dibanding yang lainnya
7. Ada banyak versi sehingga kalau mau yang powerfull harus bayar lebih mahal.
Senin, 10 Oktober 2011
menjadi milyunerrr
Personifikasi kesuksesan seseorang melalui nilai perjuangan berlangsung seumur-umur. Tak ‘kan pernah pejuang sejati berhenti berjuang jika belum berhasil meraih cita-citanya. Berjuang sama artinya dengan bertempur. Dalam perjuangan pantang untuk mundur sebelum memenangi pertempuran. Nilai perjuangan yang penuh sifat heroik dalam bentuknya yang mengikuti arus zaman, saat ini difilmkan oleh Danny Boyle, sutradara Inggris yang berjuluk “Slumdog Millionaire”.
Sang sutradara mengusung dua tema besar. Pertama, nilai perjuangan melalui kuis televisi “Siapa ingin Menjadi Milliuner” atau Who wants to be a millionaire. Kedua, nilai perjuangan meraih simpati sang kekasih yang penuh kisah romantisme.
Medium televisi di Tanah Air yang menyajikan kuis menjadi milliuner pernah menghebohkan masyarakat bangsa dan negara Republik Indonesia. Peringkat tertinggi pernah terjadi sebagai tolok ukur tayangan kuis di stasiun televisi Rajawali Citra Televisi Indonesia atau RCTI bertajuk “Who wants to be a millionaire”. Host atau pemandu kuis ialah Tantowi Yahya. Dampak peringkat atau rating tertinggi ini membuat acara kuis berlangsung hingga tahunan.
Menurut cerita Bernita, salah seorang pengumpul bank soal atau naskah kuis RCTI, Tantowi selalu membaca dan menguji setiap soal yang masuk ke meja redaksi. Jika susunan kalimat dan kata atau istilah enggak cocok, bahkan cenderung salah, tak segan-segan soal yang dikuiskan pasti diganti. Kini acara kuis “Siapa ingin menjadi Milliuner” tak lagi tayang di RCTI.
Akan tetapi, gema acara kuis televisi kembali merebak. Siapa pernah menyangka kalau nilai perjuangan menjadi milliuner penuh onak dan duri. Dalam pembuatan soal kuis, nilai perjuangan menjadi nyata. Setiap soal hanya satu yang pasti benar. Oleh karena itu, pantaslah kalau Tantowi Yahya dalam suatu kesempatan pernah berpesan, hati-hati membuat soalnya. “Carilah referensi yang lengkap, cermat dan akurat,” pinta Tantowi Yahya.
Kurang elok jika nilai perjuangan yang divisualkan dalam gambar monoton saja sifatnya. Biasanya, seperti kebanyakan dunia selebritas, bumbu racikan penyedap terletak pada soal cinta, wanita, dan hasrat mewujudkan nilai cinta.
Mumbai, India sebagai sumber inspirasi tempat syuting berkisah romantisme perjuangan itu. Antara cinta dan perjuangan meraih cinta diwujudkan dengan personifikasi kesuksesan materi. Jamal Malik atau Dev Patel dan Latika atau Freida Pinto bermain dengan ekspresif bak pemain watak yang mumpuni.
Dikisahkan di kawasan padat penduduk, yang biasanya identik dengan pemukiman kumuh, yang bau amis, yang jorok, yang penuh dengan aksi kekerasan, dua sejoli berjuang untuk hidup layak. Visualisasi penumpang kereta api berjejalan, pengemis yang bertebaran di pelosok kota, kamar mandi dengan gedek kayu, dan warga yang bermabuk-mabukan menjadi pemicu kekerasan. Kekerasan demi kekerasan memisahkan dua sejoli yang saling berdekatan dengan keadaan rusuh. Absurditas warga Ibu Kota di Mumbai, India dilambari dengan aksi sukuisme antara agama Hindu dan Islam. Bentrok dalam wujud amuk massa penuh kebencian dan kekerasan memisahkan dua sejoli.
Akan tetapi, sebelum perpisahan, ternyata dua sejoli saling mengikat janji kelak bertemu kembali. Jamal Malik mengikuti kuis televisi “Saya ingin Menjadi Milliuner”. Kebetulan acara kuis ini menjadi favorite Latika. Oleh karena itu, impian wajib diwujudkan agar kelak Latika mengetahui keberadaan Jamal melalui medium kuis televisi. Jamal si petugas kantor atau office boy berjuang mewujudkan harapan. Soal demi soal ia jawab dengan tepat. Satu per satu jawaban Jamal Malik mengakhiri kuis televisi pada sesi Jamal Malik berhak menjadi milliuner.
Slumdog Millionaire patut dan pantas mendapat tempat di hati penonton, khususnya warga Ibu Kota dan kota-kota besar di Tanah Air. Film berdurasi 104 menit ini sebagai cermin nyata hidup dan kehidupan kota besar. Penuh kekerasan, penuh kekejaman, penuh kebisingan. Kota yang tak pernah tidur lelap. Kota sejuta harapan bagi pemimpi yang mendamba hidup yang layak meski ingin lekas-lekas mewujudkan milliunernya sekalipun. ***
Sang sutradara mengusung dua tema besar. Pertama, nilai perjuangan melalui kuis televisi “Siapa ingin Menjadi Milliuner” atau Who wants to be a millionaire. Kedua, nilai perjuangan meraih simpati sang kekasih yang penuh kisah romantisme.
Medium televisi di Tanah Air yang menyajikan kuis menjadi milliuner pernah menghebohkan masyarakat bangsa dan negara Republik Indonesia. Peringkat tertinggi pernah terjadi sebagai tolok ukur tayangan kuis di stasiun televisi Rajawali Citra Televisi Indonesia atau RCTI bertajuk “Who wants to be a millionaire”. Host atau pemandu kuis ialah Tantowi Yahya. Dampak peringkat atau rating tertinggi ini membuat acara kuis berlangsung hingga tahunan.
Menurut cerita Bernita, salah seorang pengumpul bank soal atau naskah kuis RCTI, Tantowi selalu membaca dan menguji setiap soal yang masuk ke meja redaksi. Jika susunan kalimat dan kata atau istilah enggak cocok, bahkan cenderung salah, tak segan-segan soal yang dikuiskan pasti diganti. Kini acara kuis “Siapa ingin menjadi Milliuner” tak lagi tayang di RCTI.
Akan tetapi, gema acara kuis televisi kembali merebak. Siapa pernah menyangka kalau nilai perjuangan menjadi milliuner penuh onak dan duri. Dalam pembuatan soal kuis, nilai perjuangan menjadi nyata. Setiap soal hanya satu yang pasti benar. Oleh karena itu, pantaslah kalau Tantowi Yahya dalam suatu kesempatan pernah berpesan, hati-hati membuat soalnya. “Carilah referensi yang lengkap, cermat dan akurat,” pinta Tantowi Yahya.
Kurang elok jika nilai perjuangan yang divisualkan dalam gambar monoton saja sifatnya. Biasanya, seperti kebanyakan dunia selebritas, bumbu racikan penyedap terletak pada soal cinta, wanita, dan hasrat mewujudkan nilai cinta.
Mumbai, India sebagai sumber inspirasi tempat syuting berkisah romantisme perjuangan itu. Antara cinta dan perjuangan meraih cinta diwujudkan dengan personifikasi kesuksesan materi. Jamal Malik atau Dev Patel dan Latika atau Freida Pinto bermain dengan ekspresif bak pemain watak yang mumpuni.
Dikisahkan di kawasan padat penduduk, yang biasanya identik dengan pemukiman kumuh, yang bau amis, yang jorok, yang penuh dengan aksi kekerasan, dua sejoli berjuang untuk hidup layak. Visualisasi penumpang kereta api berjejalan, pengemis yang bertebaran di pelosok kota, kamar mandi dengan gedek kayu, dan warga yang bermabuk-mabukan menjadi pemicu kekerasan. Kekerasan demi kekerasan memisahkan dua sejoli yang saling berdekatan dengan keadaan rusuh. Absurditas warga Ibu Kota di Mumbai, India dilambari dengan aksi sukuisme antara agama Hindu dan Islam. Bentrok dalam wujud amuk massa penuh kebencian dan kekerasan memisahkan dua sejoli.
Akan tetapi, sebelum perpisahan, ternyata dua sejoli saling mengikat janji kelak bertemu kembali. Jamal Malik mengikuti kuis televisi “Saya ingin Menjadi Milliuner”. Kebetulan acara kuis ini menjadi favorite Latika. Oleh karena itu, impian wajib diwujudkan agar kelak Latika mengetahui keberadaan Jamal melalui medium kuis televisi. Jamal si petugas kantor atau office boy berjuang mewujudkan harapan. Soal demi soal ia jawab dengan tepat. Satu per satu jawaban Jamal Malik mengakhiri kuis televisi pada sesi Jamal Malik berhak menjadi milliuner.
Slumdog Millionaire patut dan pantas mendapat tempat di hati penonton, khususnya warga Ibu Kota dan kota-kota besar di Tanah Air. Film berdurasi 104 menit ini sebagai cermin nyata hidup dan kehidupan kota besar. Penuh kekerasan, penuh kekejaman, penuh kebisingan. Kota yang tak pernah tidur lelap. Kota sejuta harapan bagi pemimpi yang mendamba hidup yang layak meski ingin lekas-lekas mewujudkan milliunernya sekalipun. ***
Rabu, 27 Juli 2011
kisi2 jaringan komputer
BASIS DATA-RELASI DAN JOIN
1. Relationship
Relationship adalah suatu hubungan antara beberapa entitas. Konsep ini
sangat penting sekali di dalam basis data, di mana memungkinkan entitas-
entitas untuk saling berhubungan satu sama lain.
Di dalam sebuah relationship, primary key memiliki peran penting untuk
mengaitkan entitas. Selain itu, primary key juga digunakan untuk
mendefinisikan batasan keterhubungan.
2. JOIN
Join merupakan salah satu konstruksi dasar dari SQL dan basis data. Join
dapat didefinisikan sebagai kombinasi record dari dua atau lebih tabel di
dalam basis data relasional dan menghasilkan sebuah tabel (temporary)
baru—yang disebut sebagai joined table.
Join dapat diklasifikasikan ke dalam dua jenis: inner dan outer.
a. Inner Join
Inner join pada dasarnya adalah menemukan persimpangan
(intersection) antara dua buah tabel.
Awali setiap aktivitas dengan doa, semoga berkah dan mendapat kemudahan.
Pahami tujuan, dasar teori, dan latihan-latihan praktikum dengan baik dan benar.
Kerjakan tugas-tugas praktikum dengan baik, sabar, dan jujur.
Tanyakan kepada asisten/dosen apabila ada hal-hal yang kurang jelas.
Modul Praktikum Basis Data 24
Teknik Elektro -UM
Sintaks inner join diperlihatkan sebagai berikut:
SELECT A1, A2, ..., An
FROM r1
INNER JOIN r2
ON r1.join_key = r2.join_key
Inner join juga dapat direpresentasikan dalam bentuk implisit.
SELECT A1, A2, ..., An
FROM r1, r2
WHERE r1.key = r2.key
b. Outer Join
Outer join dibagi ke dalam tiga jenis: Left , Right, dan Full outer join.
Left Outer Join
Left outer join (atau left join) mengembalikan semua nilai dari tabel
kiri ditambah dengan nilai dari tabel kanan yang sesuai (atau NULL
jika tidak ada nilai yang sesuai).
Sintaks left outer join diperlihatkan sebagai berikut:
SELECT A1, A2, ..., An
FROM r1
LEFT OUTER JOIN r2
ON r1.join_key = r2.join_key
c. Right Outer Join
Right outer join (atau right join) pada dasarnya sama seperti left join,
namun dalam bentuk terbalik—kanan dan kiri.
Sintaks right outer join diperlihatkan sebagai berikut:
SELECT A1, A2, ..., An
FROM r1
RIGHT OUTER JOIN r2
ON r1.join_key = r2.join_key
d. Full Outer Join
Full outer join (atau full join) pada hakekatnya merupakan kombinasi
dari left dan right join.
Sintaks full outer join diperlihatkan sebagai berikut:
SELECT A1, A2, ..., An
FROM r1
FULL OUTER JOIN r2
ON r1.join_key = r2.join_key
Selain empat jenis join yang utama di atas, masih ada beberapa
variasi join lainnya, seperti CROSS JOIN (cartesian product),
NATURAL JOIN, dan sebagainya. SELF JOIN
Perintah join yang menggabungkan sebuah table dengan table itu sendiri
Contoh :
pres.pres_name AS 'president Name',
vice.pres_name AS 'vice president Name'
FROM admin_pr_vp AS pres
INNER JOIN admin_pr_vp AS vice
ON pres.vice_pres_name = vice.pres_name;
VIEW bentuk representasi data yang dapat dibuat dengan melibatkan data yang ada pada satu atau beberapa table
Contoh
create view vicepres as
select pres_name, yrs_serv, party
from president;
Pemanggilannya
SELECT pres_name, yrs_serv, party FROM vicepres;
ALTER VIEW (mengubah view)
Contoh
ALTER VIEW vicepres AS
SELECT pres_name, yrs_serv from president;
SHOW TABlES (melihat dafar view)
untuk melihat definisi view SHOW CREATE VIEW
Contoh
SHOW CREATE VIEW VICEPRES;
DROP VIEW (menghapus view)
Contoh
DROP VIEW VICEPRES;
SUBQUERY
Yaitu suatu query yang menjadi bagian dari satu query. Digunakan untuk menangani masalah yang kompleks yang mungkin sulit untuk dilakukan hanya dengan sebuah query. Meneyediakan cara alternative untuk melakukan operasi yang membutuhkan join atau union yang rumit.
Contoh mencari president yang berkuasa kurang dari 4 tahun dari tahun 1949 – 1961 dengan database president
SELECT PRESI.PRES_NAME, YEAR_INAUGURATED, YRS_SERV FROM
(SELECT * FROM PRESIDENT WHERE YRS_SERV < 4) AS PRESI INNER JOIN ADMINISTRATION ON PRESI_NAME = ADMINISTRATION.PRES_NAME AND YEAR_INAUGURATED BETWEEN 1849 AND 1961; UNION Yaitu penggabungan dua atau lebih perintah select dalam satu perintah sql Contoh SELECT PRES_NAME,PARTY FROM PRESIDENT UNION SELECT PR_AGE, SP_AGE FROM PRES_MARRIAGE; Contoh Mencari siapa saja yang menjadi kepala Negara amerika serikat SELECT PRES_NAME AS “KEPALA DAN WAKIL” FROM PRESIDENT UNION SELECT VICE_PRES_NAME AS “KEPALA DAN WAKIL” FROM ADMIN_PR_VP; UNION ALL Contoh Mencari siapa saja yang menjadi kepala Negara amerika serikat SELECT PRES_NAME AS “KEPALA DAN WAKIL” FROM PRESIDENT UNION ALL SELECT VICE_PRES_NAME AS “KEPALA DAN WAKIL” FROM ADMIN_PR_VP; USING FUNCTION Berfungsi untuk memanipulasi data LEFT FUNCTION Fungsi untuk menampilkan karakter sesuai dengan jumlah karakter pada query, dihitung dengan posisi awal dari sebelah kiri/karakter awal. Contoh SELECT LEFT (‘NILAI_KARAKTER’,NOMOR_KARAKTER) AS ‘KOLOM_BARU’; RIGHT FUNCTION Fungsin untuk menampilkan karakter sesuai dengan jumlah karakter pada query dihitung dengan posisi awal dari sebelah kanan/karakter paling akhir Contoh SELECT RIGHT (‘NILAI_KARAKTER’,NOMOR_KARAKTER) AS ‘KOLOM_BARU’; SUBSTRING Fungsi untuk menampilkan karakter mulai dari posisi awal hingga jumlah karakter yang terlebih dahulu ditentukan dalam query. Contoh SELECT SUBSTRING(‘NILAI_KARAKTER’,POSISI_AWAL_KARAKTER,JUMLAH_KARAKTER) AS ‘KOLOM_BARU’; RTRIM Fungsi untuk menghapus spasi yang berada di sebelah kanan karakter Contoh SELECT RTRIM(‘NILAI_KARAKTER’) AS ‘KOLOM_BARU’; LTRIM Berfungsi untuk menghapus spasi yang berada di sebelah kiri karakter Contoh SELECT LTRIM(‘NILAI_KARAKTER’) AS ‘KOLOM_BARU’; UPPER Adalah fungsi untuk merubah huruf kecil menjadi huruf besar/capital Contoh SELECT UPPER (‘NILAI_KARAKTER’) AS ‘KOLOM_BARU’; LOWER Adalah fungsi untuk merubah huruf besar/capital menjadi huruf kecil Contoh SELECT LOWER (‘NILAI_KARAKTER’) AS ‘KOLOM_BARU’; CONCAT Fungsi untuk menggabungkan dua/lebih data dari kolom yang berbeda Contoh SELECT KOLOM_1/PRIMARY KEY, KOLOM_2, KOLOM_3, CONCAT (KOLOM_2,’ ’,KOLOM_3) AS ‘KOLOM_BARU’ FROM NAMA_TABLE; COMPOSITE FUNCTIONS Berfungsi karakteristik dengan beberapa tipe data yang dapat di kompilasi menjadi sebuah fungsi gabungan DATA/TIME FUNCTIONS Berfungsi untuk memanipulasi tanggal dan waktu GETDATE Fungsi untuk memasukkan/mendapatkan data waktu dan tanggal pada saat query dimasukkan Contoh SELECT GETDATE() FROM NAMA_TABLE; DATEPART Adalah fungsi untuk menganalisa tanggal secara spesifik Contoh SELECT (DATEPART/MONTH/DAY/WEEK/WEEKDAY,DATEVALUE) FROM NAMA_TABLE; DATEDIFF Adalah fungsi untuk menghitung jumlah hari/minggu/bulan/tahun Contoh SELECT DATEDIFF (DATEPART/DAY/WEEK/MONTH/YEAR,TANGGAL_MULAI,TANGGAL_SELESAI) FROM NAMA_TABLE; NUMERIC FUNCTION/MATEMATICAL FUNCTION Berfungsi untuk memanipulasi data numeric ROUND Berfungsi untuk mengolah data numeric yang berupa bilangan positif dan negative maupun bilangan decimal Contoh SELECT ROUND (NILAI_NUMERIK, JUMLAH_DIGIT_DESIMAL) FROM NAMA_TABLE; RAND Adalah fungsi untuk menampilkan angka secara acak Contoh SELECT RAND (NILAI_RENTANG_ANGKA) AS ‘KOLOM_BARU’ FROM NAMA_TABLE; CONVERTION FUNCTION Fungsi yang secara khussu untuk memanipulasi beberapa tipe data seperti karakter, tanggal/waktu, atau tipe data numeric supaya menjadi data yang diinginkan Contoh SELECT CAST (KONDISI AS TIPE_DATA) FROM NAMA_TABLE; SORTING DATA Adalah metode untuk mengurutkan data pada SQL atau database ASCENDING / ASC Adalah metode pengurutan data dimulai dari nilai terkecil hingga nilai terbesar Contoh SELECT KOLOM_YANG_AKAN_DIURUTKAN FROM NAMA_TABLE ORDER BY KOLOM_YANG _AKAN_DIURUTKAN ASC; DESCENDING / DESC Adalah metode pengurutan data dimulai dari nilai terbesar hingga nilai terkecil Contoh SELECT KOLOM_YANG_AKAN_DIURUTKAN FROM NAMA_TABLE ORDER BY KOLOM_YANG _AKAN_DIURUTKAN DESC; MULTIPLE COLOUMN Adalah metode pengurutan data dengan cara mengurutkan kolom pertama terlebih dahulu dan kemudian mengurutkan data pada kolom berikutnya Contoh SELECT KOLOM1,KOLOM2 FROM NAMA_TABLE ORDER BY KOLOM_PERTAMA, KOLOM_BERIKUTNYA; CALCULATED FIELD Adalah metode pengurutan data dengan cara menggabungkan nilai 2 buah kolom atau lebih menjadi 1 kolom baru Contoh SELECT KOLOM1+’,’+KOLOM2 AS ‘NAMA_KOLOM_BARU’ FROM NAMA_TABLE ORDER BY NAMA_KOLOM BARU; SEQUENCES Adalah metode pengurutan data apabila semua data yang akan diurutkan bertipe data numeric (misalnya:integer) maka akan diurutkan secara ascending, tetapi bila terdapat beberapa tipe data, maka akan diurutkan secara berkelompok sesuai tipe datanya masing-masing. Contoh SELECT NAMA_KOLOM FROM NAMA_TABLE ORDER BY NAMA_KOLOM; COLOUMN BASED LOGIC Merupakan penggunaan logika if-then-else pada database IF KONDISI BENAR THEN LAKUKAN LANGKAH PERTAMA ELSE LAKUKAN LANGKAH KEDUA Contoh SELECT KOLOM WHEN NILAI1 THEN HASIL1 WHEN NILAI2 THEN HASIL2 ELSE HASIL3 END AS ‘KOLOM_BARU1’,KOLOM2 AS ‘KOLOM_BARU2’ FROM NAMA_TABLE; ELIMINATING DUPLICATES Menghilangkan duplikat DISTINCT Contoh SELECT DISTINCT NAMA_KOLOM FRO NAMA_TABLE; AGGREGATE FUNCTION Digunakan untuk mengoperasikan suatu data dari hasil query SUM Digunakan untuk mendapatkan nilai total dari suatu kolom dalam suatu table Contoh SELECT SUM (NAMA_KOLOM) FROM NAMA_TABLE; AVG Digunakan untuk mencari rata-rata nilai dalam suatu kolom dari suatu table Contoh SELECT AVG(NAMA_KOLOM) FROM NAMA_TABLE; MIN Digunakan untuk mencari nilai terkecil dari suatu kolom dalam suatu table Contoh SELECT MIN(NAMA_KOLOM) FROM NAMA_TABLE; MAX Digunakan untuk mencari nilai terbesar dari suatu kolom dalam suatu table Contoh SELECT MAC (NAMA_KOLOM) FROM NAMA_TABLE; COUNT Digunakan untuk menghitung jumlah record/baris dari suatu kolom atau suatu table Contoh SELECT COUNT(NAMA_KOLOM) FROM NAMA_TABLE; SELECT COUNT(1) FROM NAMA_TABLE; Menggunakan distict dalam fungsi count untuk menghitung record yang sudah di hilangkan duplikatnya Contoh COUNT(DISTINCT NAMA_KOLOM) FORM NAMA_TABLE; Menggunakan grup by dalam fungsi count untuk menghitung jumlah data table yang sama Contoh SELECT NAMA_KOLOM,COUNT(1)FROM NAMA_TABLE GROUP BY NAMA_KOLOM; GROUPING DATA Digunakan untuk mengelompokkan data berdasarkan atribut tertentu dengan sesuai dan berurut Contoh SELECT KOLOM1,KOLOM2 FROM NAMA_TABLE GROUP BY (KOLOM1,KOLOM2); MULTIPLE COLOUMN AND SORTING Mengurutkan lebih dari satu field menggunakan kata kunci gabungan dari group by, having dan order by Contoh SELECT NAMA_KOLOM1,NAMA_KOLOM2,(NAMA_ KOLOM3)//MANIPULASI//FROM NAMA_TABLE GROUP BY NAMA_KOLOM1,NAMA_KOLOM2 HAVING//MANIPULASI//>NILAI ORDER BY NAMA_KOLOM1,NAMA_KOLOM2;
SELECTION CRITERIA ON AGGREGATE
Menggunakan kata kunci where, group by dan order by
Contoh
SELECT NAMA_KOLOM1, SUM(NAMA_KOLOM2) FROM NAMA_TABLE WHERE NAMA_KOLOM3 > NILAI GROUP BY NAMA_KOLOM1 ORDER BY NAMA_KOLOM1;
INNER JOIN
Adalah sintak dalam Mysql yg digunakan untuk menggabungkan 2 table menjadi satu table baru
Contoh
SELECT * FROM ADMINISTRATION INNER JOIN PRES_HOBY ON ADMINISTRATION.PRES_NAME=PRES_HOBBY.PRES_NAME;
Contoh lain
SELECT FROM ADMINISTRATION,PRES_HOBBY WHERE ADMINISTRATION.PRES_NAME=PRES_HOBBY.PRESS_NAME;
OUTER JOIN
Adalah kata kunci yang digunakan untuk menggabungkan dan menyesuaikan 2 table atau lebih yang berbeda jumlah record
LEFT JOIN
adalah outer join yang tampilannya berurutan dari kiri ke kanan
Contoh
Select
Admin_pr_vp.pres_name as “Nama Presiden”,
Admin_pr_vp.vice_pres_name as “Nama Wakil Presiden”,
Administration.year_inaugurated as “Tahun Inagurasi”,
Pres_hobby.hobby as “hobi”
From admin_pr_vp
Left join administration
On admin_pr_vp.admin_nr = administration.admin_nr
Left join pres_hobby
On administration.pres_name = pres_hobby.pres_name
Order by admin_pr_vp.admin_nr, administration.admin_nr, pres_hobby.pres_name;
Catatan LEFT JOIN
Dari penulisan sintak mysql ini dapat dilihat nama table yang ditulisakan sebelum LEFT JOIN akan menjadi primary table sedangkan nama table yang ditulis setelah sintak LEFT JOIN akan menjadi secondary table
Ketika penggabungan antara primary table dan secondary table dilakakan maka akan ditampilkan seluruh baris(record) dari primary table walaupun jumlah baris tidak sesuai dengan secondary table
Contoh lain
Select
Admin_pr_vp.pres_name as “Nama Presiden”,
Admin_pr_vp.vice_pres_name as “Nama Wakil Presiden”,
Administration.year_inaugurated as “Tahun Inagurasi”,
Pres_hobby.hobby as “Hobi”
From admin_pr_vp
Left join administration
On admin_pr_vp.admin_nr = administration.admin_nr
Left join pres_hobby
On administration.pres_name = pres_hobby.pres_name
Where administration.admin_nr is not null
And pres_hobby.pres_name is null
Order by admin_pr_vp.admin_nr, administration.admin_nr, pres_hobby.pres_name;
RIGHT JOIN
Primary table terletak di sebelah kanan kata kunci right join dan secondary table terletak di sebelah kiri right join
Contoh
Select
Admin_pr_vp.pres_name as “Nama Presiden”,
Admin_pr_vp.vice_pres_name as “Nama Wakil Presiden”,
Administration.year_inaugurated as “Tahun Inagurasi”,
Pres_hobby.hobby as “Hobi”
From pres_hobby
RIGHT JOIN administration
On administration.pres_name = pres_hobby.pres_name
RIGHT JOIN admin_pr_vp
On admin_pr_vp.admin_nr = administration.admin_nr
Where administration.admin_nr is not null
And pres_hobby.pres_name is null
Order by admin_pr_vp.admin_nr, administration.admin_nr, pres_hobby.pres_name;
CONTOH LEFT JOIN DAN RIGHT JOIN BERSAMAAN
Select
Admin_pr_vp.pres_name as “Nama Presiden”,
Admin_pr_vp.vice_pres_name as “Nama Wakil Presiden”,
Administration.year_inaugurated as “Tahun Inagurasi”,
Pres_hobby.hobby as “Hobi”
From admin_pr_vp
LEFT JOIN (pres_hobby
RIGHT JOIN administration
On administration.pres_name = pres_hobby.pres_name)
On admin_pr_vp.admin_nr = administration.admin_nr
Where administration.admin_nr is not null
And pres_hobby.pres_name is null
Order by admin_pr_vp.admin_nr, administration.admin_nr, pres_hobby.pres_name;
FULL JOIN
Digunakan untuk menggabungkan dua table dan meampilkan seluruh isi table walaupun terdapat data-data yang saling berkaitan diantara kedua table tersebut
STORED PROCEDURES AND PARAMETERS
Merupakan kumpulan perintah atau statement yang disimpan dan di eksekusi di server database mysql
Lebih cepat
Menghilangkan duplikasi proses, pemeliharaan yang mudah
Meningkatkan keamanan database
Contoh
Create function uch (x char(10)) returns char(20) return concat(‘permisi,’,x,’!’);
Pemanggilannya menggunakan
Select uch (‘mantab gan’);
STORED PROCEDURE
Delimiter$$
Create procedure nama_spnya()
Begin
Select * from president;
End$$
Delimiter;
Pemanggilannya menggunakan
Call uch;
DROP STORED FUNCTION
DROP FUNCTION NAMA_FUNCTIONNYA;
DROP STORED PROCEDURE
DROP PROCEDURE NAMA_PROCEDURENYA;
INSERT INTO
INSERT INTO PRESIDENT VALUES
('Carter J E','1924','4','NULL','Democratic','Georgia') ; INSERT INTO PRESIDENT VALUES
('Reagan R','1911','3','NULL','Republican','Illinois') ;
DELETE TABLE
Delete from PRESIDENT where PRES_NAME
=‘Reagan R’;
Delete from PRESIDENT where PRES_NAME
=‘Carter J E’;
TRUNCATE
TRUNCATE PRESIDENT;
PERBEDAAN DELETE DAN TRUNCATE
Delete Termasuk DML (Data Manipulasi Language) Bisa di RollBack Proses nya lebih lambat Query dapat digunakan pada table yang menjadi referensi Forign Key Tidak bisa melakukan reset Identity pada table Bisa mengaktifkan trigger
Truncate Termasuk DDL(Data Definition Language) Bisa di RollBack(Digital Forensic) Proses lebih cepat Query hanya menghapus record dalam table nya saja tanpa menghapus struktur nya Melakukan reset Identity pada table Tidak dapat mengaktifkan trigger
UPDATE
Update PRESIDENT set
PRES_NAME=‘Luna Maya’
where PRES_NAME=‘Reagan R’;
PRIMARY KEY
Satu atau beberapa kolom pada table yang mengidentifikasi tiap kolom dan baris pada table tersebut
INDEXES ATAU PENGINDEXAN
Digunakan untuk melakukan pencarian data per baris dengan nilai yang spesifik secara cepat pada tiap table nya
Kegunaan Index Melakukan pencarian cepat, dengan menambahkan syarat di query dengan WHERE Mendapatkan Record dari table lain ketika melakukan join antar table Melakukan pencarian nilai maksimal atau nilai minimal dari kolom index yang spesial
FOREIGN KEY
Satu atau beberapa kolom pada table yang merupakan primary key pada table satu namun diletakan pada table dimana tablenya berelasi dengan table dirinya
CREATE TABLE
Create table presiden(
Pres_name char(16),
Birth_yr smallint,
Yrs_serv smallint,
Death_age smallint,
Party char(11),
State_born char(15));
DROP TABLE
DROP TABLE PRESIDENT;
INDEX
Create index index1 on
PRESIDENT (PRES_NAME(16));
Pemanggilannya dengan mengetikkan
SHOW INDEX FROM PRESIDENT;
MULTI INDEX
Create index index1 on PRESIDENT
(PRES_NAME(16),Party(11));
Pemanggilannya dengan mengetikkan
Show index from PRESIDENT;
DROP INDEX
DROP INDEX1 ON PRESIDENT;
Catatan penting !!!
Kelompok yang TIDAK mengumpulkan PPT nya ke ane untuk diringkas adalah kelompok
1. Relationship
Relationship adalah suatu hubungan antara beberapa entitas. Konsep ini
sangat penting sekali di dalam basis data, di mana memungkinkan entitas-
entitas untuk saling berhubungan satu sama lain.
Di dalam sebuah relationship, primary key memiliki peran penting untuk
mengaitkan entitas. Selain itu, primary key juga digunakan untuk
mendefinisikan batasan keterhubungan.
2. JOIN
Join merupakan salah satu konstruksi dasar dari SQL dan basis data. Join
dapat didefinisikan sebagai kombinasi record dari dua atau lebih tabel di
dalam basis data relasional dan menghasilkan sebuah tabel (temporary)
baru—yang disebut sebagai joined table.
Join dapat diklasifikasikan ke dalam dua jenis: inner dan outer.
a. Inner Join
Inner join pada dasarnya adalah menemukan persimpangan
(intersection) antara dua buah tabel.
Awali setiap aktivitas dengan doa, semoga berkah dan mendapat kemudahan.
Pahami tujuan, dasar teori, dan latihan-latihan praktikum dengan baik dan benar.
Kerjakan tugas-tugas praktikum dengan baik, sabar, dan jujur.
Tanyakan kepada asisten/dosen apabila ada hal-hal yang kurang jelas.
Modul Praktikum Basis Data 24
Teknik Elektro -UM
Sintaks inner join diperlihatkan sebagai berikut:
SELECT A1, A2, ..., An
FROM r1
INNER JOIN r2
ON r1.join_key = r2.join_key
Inner join juga dapat direpresentasikan dalam bentuk implisit.
SELECT A1, A2, ..., An
FROM r1, r2
WHERE r1.key = r2.key
b. Outer Join
Outer join dibagi ke dalam tiga jenis: Left , Right, dan Full outer join.
Left Outer Join
Left outer join (atau left join) mengembalikan semua nilai dari tabel
kiri ditambah dengan nilai dari tabel kanan yang sesuai (atau NULL
jika tidak ada nilai yang sesuai).
Sintaks left outer join diperlihatkan sebagai berikut:
SELECT A1, A2, ..., An
FROM r1
LEFT OUTER JOIN r2
ON r1.join_key = r2.join_key
c. Right Outer Join
Right outer join (atau right join) pada dasarnya sama seperti left join,
namun dalam bentuk terbalik—kanan dan kiri.
Sintaks right outer join diperlihatkan sebagai berikut:
SELECT A1, A2, ..., An
FROM r1
RIGHT OUTER JOIN r2
ON r1.join_key = r2.join_key
d. Full Outer Join
Full outer join (atau full join) pada hakekatnya merupakan kombinasi
dari left dan right join.
Sintaks full outer join diperlihatkan sebagai berikut:
SELECT A1, A2, ..., An
FROM r1
FULL OUTER JOIN r2
ON r1.join_key = r2.join_key
Selain empat jenis join yang utama di atas, masih ada beberapa
variasi join lainnya, seperti CROSS JOIN (cartesian product),
NATURAL JOIN, dan sebagainya. SELF JOIN
Perintah join yang menggabungkan sebuah table dengan table itu sendiri
Contoh :
pres.pres_name AS 'president Name',
vice.pres_name AS 'vice president Name'
FROM admin_pr_vp AS pres
INNER JOIN admin_pr_vp AS vice
ON pres.vice_pres_name = vice.pres_name;
VIEW bentuk representasi data yang dapat dibuat dengan melibatkan data yang ada pada satu atau beberapa table
Contoh
create view vicepres as
select pres_name, yrs_serv, party
from president;
Pemanggilannya
SELECT pres_name, yrs_serv, party FROM vicepres;
ALTER VIEW (mengubah view)
Contoh
ALTER VIEW vicepres AS
SELECT pres_name, yrs_serv from president;
SHOW TABlES (melihat dafar view)
untuk melihat definisi view SHOW CREATE VIEW
Contoh
SHOW CREATE VIEW VICEPRES;
DROP VIEW (menghapus view)
Contoh
DROP VIEW VICEPRES;
SUBQUERY
Yaitu suatu query yang menjadi bagian dari satu query. Digunakan untuk menangani masalah yang kompleks yang mungkin sulit untuk dilakukan hanya dengan sebuah query. Meneyediakan cara alternative untuk melakukan operasi yang membutuhkan join atau union yang rumit.
Contoh mencari president yang berkuasa kurang dari 4 tahun dari tahun 1949 – 1961 dengan database president
SELECT PRESI.PRES_NAME, YEAR_INAUGURATED, YRS_SERV FROM
(SELECT * FROM PRESIDENT WHERE YRS_SERV < 4) AS PRESI INNER JOIN ADMINISTRATION ON PRESI_NAME = ADMINISTRATION.PRES_NAME AND YEAR_INAUGURATED BETWEEN 1849 AND 1961; UNION Yaitu penggabungan dua atau lebih perintah select dalam satu perintah sql Contoh SELECT PRES_NAME,PARTY FROM PRESIDENT UNION SELECT PR_AGE, SP_AGE FROM PRES_MARRIAGE; Contoh Mencari siapa saja yang menjadi kepala Negara amerika serikat SELECT PRES_NAME AS “KEPALA DAN WAKIL” FROM PRESIDENT UNION SELECT VICE_PRES_NAME AS “KEPALA DAN WAKIL” FROM ADMIN_PR_VP; UNION ALL Contoh Mencari siapa saja yang menjadi kepala Negara amerika serikat SELECT PRES_NAME AS “KEPALA DAN WAKIL” FROM PRESIDENT UNION ALL SELECT VICE_PRES_NAME AS “KEPALA DAN WAKIL” FROM ADMIN_PR_VP; USING FUNCTION Berfungsi untuk memanipulasi data LEFT FUNCTION Fungsi untuk menampilkan karakter sesuai dengan jumlah karakter pada query, dihitung dengan posisi awal dari sebelah kiri/karakter awal. Contoh SELECT LEFT (‘NILAI_KARAKTER’,NOMOR_KARAKTER) AS ‘KOLOM_BARU’; RIGHT FUNCTION Fungsin untuk menampilkan karakter sesuai dengan jumlah karakter pada query dihitung dengan posisi awal dari sebelah kanan/karakter paling akhir Contoh SELECT RIGHT (‘NILAI_KARAKTER’,NOMOR_KARAKTER) AS ‘KOLOM_BARU’; SUBSTRING Fungsi untuk menampilkan karakter mulai dari posisi awal hingga jumlah karakter yang terlebih dahulu ditentukan dalam query. Contoh SELECT SUBSTRING(‘NILAI_KARAKTER’,POSISI_AWAL_KARAKTER,JUMLAH_KARAKTER) AS ‘KOLOM_BARU’; RTRIM Fungsi untuk menghapus spasi yang berada di sebelah kanan karakter Contoh SELECT RTRIM(‘NILAI_KARAKTER’) AS ‘KOLOM_BARU’; LTRIM Berfungsi untuk menghapus spasi yang berada di sebelah kiri karakter Contoh SELECT LTRIM(‘NILAI_KARAKTER’) AS ‘KOLOM_BARU’; UPPER Adalah fungsi untuk merubah huruf kecil menjadi huruf besar/capital Contoh SELECT UPPER (‘NILAI_KARAKTER’) AS ‘KOLOM_BARU’; LOWER Adalah fungsi untuk merubah huruf besar/capital menjadi huruf kecil Contoh SELECT LOWER (‘NILAI_KARAKTER’) AS ‘KOLOM_BARU’; CONCAT Fungsi untuk menggabungkan dua/lebih data dari kolom yang berbeda Contoh SELECT KOLOM_1/PRIMARY KEY, KOLOM_2, KOLOM_3, CONCAT (KOLOM_2,’ ’,KOLOM_3) AS ‘KOLOM_BARU’ FROM NAMA_TABLE; COMPOSITE FUNCTIONS Berfungsi karakteristik dengan beberapa tipe data yang dapat di kompilasi menjadi sebuah fungsi gabungan DATA/TIME FUNCTIONS Berfungsi untuk memanipulasi tanggal dan waktu GETDATE Fungsi untuk memasukkan/mendapatkan data waktu dan tanggal pada saat query dimasukkan Contoh SELECT GETDATE() FROM NAMA_TABLE; DATEPART Adalah fungsi untuk menganalisa tanggal secara spesifik Contoh SELECT (DATEPART/MONTH/DAY/WEEK/WEEKDAY,DATEVALUE) FROM NAMA_TABLE; DATEDIFF Adalah fungsi untuk menghitung jumlah hari/minggu/bulan/tahun Contoh SELECT DATEDIFF (DATEPART/DAY/WEEK/MONTH/YEAR,TANGGAL_MULAI,TANGGAL_SELESAI) FROM NAMA_TABLE; NUMERIC FUNCTION/MATEMATICAL FUNCTION Berfungsi untuk memanipulasi data numeric ROUND Berfungsi untuk mengolah data numeric yang berupa bilangan positif dan negative maupun bilangan decimal Contoh SELECT ROUND (NILAI_NUMERIK, JUMLAH_DIGIT_DESIMAL) FROM NAMA_TABLE; RAND Adalah fungsi untuk menampilkan angka secara acak Contoh SELECT RAND (NILAI_RENTANG_ANGKA) AS ‘KOLOM_BARU’ FROM NAMA_TABLE; CONVERTION FUNCTION Fungsi yang secara khussu untuk memanipulasi beberapa tipe data seperti karakter, tanggal/waktu, atau tipe data numeric supaya menjadi data yang diinginkan Contoh SELECT CAST (KONDISI AS TIPE_DATA) FROM NAMA_TABLE; SORTING DATA Adalah metode untuk mengurutkan data pada SQL atau database ASCENDING / ASC Adalah metode pengurutan data dimulai dari nilai terkecil hingga nilai terbesar Contoh SELECT KOLOM_YANG_AKAN_DIURUTKAN FROM NAMA_TABLE ORDER BY KOLOM_YANG _AKAN_DIURUTKAN ASC; DESCENDING / DESC Adalah metode pengurutan data dimulai dari nilai terbesar hingga nilai terkecil Contoh SELECT KOLOM_YANG_AKAN_DIURUTKAN FROM NAMA_TABLE ORDER BY KOLOM_YANG _AKAN_DIURUTKAN DESC; MULTIPLE COLOUMN Adalah metode pengurutan data dengan cara mengurutkan kolom pertama terlebih dahulu dan kemudian mengurutkan data pada kolom berikutnya Contoh SELECT KOLOM1,KOLOM2 FROM NAMA_TABLE ORDER BY KOLOM_PERTAMA, KOLOM_BERIKUTNYA; CALCULATED FIELD Adalah metode pengurutan data dengan cara menggabungkan nilai 2 buah kolom atau lebih menjadi 1 kolom baru Contoh SELECT KOLOM1+’,’+KOLOM2 AS ‘NAMA_KOLOM_BARU’ FROM NAMA_TABLE ORDER BY NAMA_KOLOM BARU; SEQUENCES Adalah metode pengurutan data apabila semua data yang akan diurutkan bertipe data numeric (misalnya:integer) maka akan diurutkan secara ascending, tetapi bila terdapat beberapa tipe data, maka akan diurutkan secara berkelompok sesuai tipe datanya masing-masing. Contoh SELECT NAMA_KOLOM FROM NAMA_TABLE ORDER BY NAMA_KOLOM; COLOUMN BASED LOGIC Merupakan penggunaan logika if-then-else pada database IF KONDISI BENAR THEN LAKUKAN LANGKAH PERTAMA ELSE LAKUKAN LANGKAH KEDUA Contoh SELECT KOLOM WHEN NILAI1 THEN HASIL1 WHEN NILAI2 THEN HASIL2 ELSE HASIL3 END AS ‘KOLOM_BARU1’,KOLOM2 AS ‘KOLOM_BARU2’ FROM NAMA_TABLE; ELIMINATING DUPLICATES Menghilangkan duplikat DISTINCT Contoh SELECT DISTINCT NAMA_KOLOM FRO NAMA_TABLE; AGGREGATE FUNCTION Digunakan untuk mengoperasikan suatu data dari hasil query SUM Digunakan untuk mendapatkan nilai total dari suatu kolom dalam suatu table Contoh SELECT SUM (NAMA_KOLOM) FROM NAMA_TABLE; AVG Digunakan untuk mencari rata-rata nilai dalam suatu kolom dari suatu table Contoh SELECT AVG(NAMA_KOLOM) FROM NAMA_TABLE; MIN Digunakan untuk mencari nilai terkecil dari suatu kolom dalam suatu table Contoh SELECT MIN(NAMA_KOLOM) FROM NAMA_TABLE; MAX Digunakan untuk mencari nilai terbesar dari suatu kolom dalam suatu table Contoh SELECT MAC (NAMA_KOLOM) FROM NAMA_TABLE; COUNT Digunakan untuk menghitung jumlah record/baris dari suatu kolom atau suatu table Contoh SELECT COUNT(NAMA_KOLOM) FROM NAMA_TABLE; SELECT COUNT(1) FROM NAMA_TABLE; Menggunakan distict dalam fungsi count untuk menghitung record yang sudah di hilangkan duplikatnya Contoh COUNT(DISTINCT NAMA_KOLOM) FORM NAMA_TABLE; Menggunakan grup by dalam fungsi count untuk menghitung jumlah data table yang sama Contoh SELECT NAMA_KOLOM,COUNT(1)FROM NAMA_TABLE GROUP BY NAMA_KOLOM; GROUPING DATA Digunakan untuk mengelompokkan data berdasarkan atribut tertentu dengan sesuai dan berurut Contoh SELECT KOLOM1,KOLOM2 FROM NAMA_TABLE GROUP BY (KOLOM1,KOLOM2); MULTIPLE COLOUMN AND SORTING Mengurutkan lebih dari satu field menggunakan kata kunci gabungan dari group by, having dan order by Contoh SELECT NAMA_KOLOM1,NAMA_KOLOM2,(NAMA_ KOLOM3)//MANIPULASI//FROM NAMA_TABLE GROUP BY NAMA_KOLOM1,NAMA_KOLOM2 HAVING//MANIPULASI//>NILAI ORDER BY NAMA_KOLOM1,NAMA_KOLOM2;
SELECTION CRITERIA ON AGGREGATE
Menggunakan kata kunci where, group by dan order by
Contoh
SELECT NAMA_KOLOM1, SUM(NAMA_KOLOM2) FROM NAMA_TABLE WHERE NAMA_KOLOM3 > NILAI GROUP BY NAMA_KOLOM1 ORDER BY NAMA_KOLOM1;
INNER JOIN
Adalah sintak dalam Mysql yg digunakan untuk menggabungkan 2 table menjadi satu table baru
Contoh
SELECT * FROM ADMINISTRATION INNER JOIN PRES_HOBY ON ADMINISTRATION.PRES_NAME=PRES_HOBBY.PRES_NAME;
Contoh lain
SELECT FROM ADMINISTRATION,PRES_HOBBY WHERE ADMINISTRATION.PRES_NAME=PRES_HOBBY.PRESS_NAME;
OUTER JOIN
Adalah kata kunci yang digunakan untuk menggabungkan dan menyesuaikan 2 table atau lebih yang berbeda jumlah record
LEFT JOIN
adalah outer join yang tampilannya berurutan dari kiri ke kanan
Contoh
Select
Admin_pr_vp.pres_name as “Nama Presiden”,
Admin_pr_vp.vice_pres_name as “Nama Wakil Presiden”,
Administration.year_inaugurated as “Tahun Inagurasi”,
Pres_hobby.hobby as “hobi”
From admin_pr_vp
Left join administration
On admin_pr_vp.admin_nr = administration.admin_nr
Left join pres_hobby
On administration.pres_name = pres_hobby.pres_name
Order by admin_pr_vp.admin_nr, administration.admin_nr, pres_hobby.pres_name;
Catatan LEFT JOIN
Dari penulisan sintak mysql ini dapat dilihat nama table yang ditulisakan sebelum LEFT JOIN akan menjadi primary table sedangkan nama table yang ditulis setelah sintak LEFT JOIN akan menjadi secondary table
Ketika penggabungan antara primary table dan secondary table dilakakan maka akan ditampilkan seluruh baris(record) dari primary table walaupun jumlah baris tidak sesuai dengan secondary table
Contoh lain
Select
Admin_pr_vp.pres_name as “Nama Presiden”,
Admin_pr_vp.vice_pres_name as “Nama Wakil Presiden”,
Administration.year_inaugurated as “Tahun Inagurasi”,
Pres_hobby.hobby as “Hobi”
From admin_pr_vp
Left join administration
On admin_pr_vp.admin_nr = administration.admin_nr
Left join pres_hobby
On administration.pres_name = pres_hobby.pres_name
Where administration.admin_nr is not null
And pres_hobby.pres_name is null
Order by admin_pr_vp.admin_nr, administration.admin_nr, pres_hobby.pres_name;
RIGHT JOIN
Primary table terletak di sebelah kanan kata kunci right join dan secondary table terletak di sebelah kiri right join
Contoh
Select
Admin_pr_vp.pres_name as “Nama Presiden”,
Admin_pr_vp.vice_pres_name as “Nama Wakil Presiden”,
Administration.year_inaugurated as “Tahun Inagurasi”,
Pres_hobby.hobby as “Hobi”
From pres_hobby
RIGHT JOIN administration
On administration.pres_name = pres_hobby.pres_name
RIGHT JOIN admin_pr_vp
On admin_pr_vp.admin_nr = administration.admin_nr
Where administration.admin_nr is not null
And pres_hobby.pres_name is null
Order by admin_pr_vp.admin_nr, administration.admin_nr, pres_hobby.pres_name;
CONTOH LEFT JOIN DAN RIGHT JOIN BERSAMAAN
Select
Admin_pr_vp.pres_name as “Nama Presiden”,
Admin_pr_vp.vice_pres_name as “Nama Wakil Presiden”,
Administration.year_inaugurated as “Tahun Inagurasi”,
Pres_hobby.hobby as “Hobi”
From admin_pr_vp
LEFT JOIN (pres_hobby
RIGHT JOIN administration
On administration.pres_name = pres_hobby.pres_name)
On admin_pr_vp.admin_nr = administration.admin_nr
Where administration.admin_nr is not null
And pres_hobby.pres_name is null
Order by admin_pr_vp.admin_nr, administration.admin_nr, pres_hobby.pres_name;
FULL JOIN
Digunakan untuk menggabungkan dua table dan meampilkan seluruh isi table walaupun terdapat data-data yang saling berkaitan diantara kedua table tersebut
STORED PROCEDURES AND PARAMETERS
Merupakan kumpulan perintah atau statement yang disimpan dan di eksekusi di server database mysql
Lebih cepat
Menghilangkan duplikasi proses, pemeliharaan yang mudah
Meningkatkan keamanan database
Contoh
Create function uch (x char(10)) returns char(20) return concat(‘permisi,’,x,’!’);
Pemanggilannya menggunakan
Select uch (‘mantab gan’);
STORED PROCEDURE
Delimiter$$
Create procedure nama_spnya()
Begin
Select * from president;
End$$
Delimiter;
Pemanggilannya menggunakan
Call uch;
DROP STORED FUNCTION
DROP FUNCTION NAMA_FUNCTIONNYA;
DROP STORED PROCEDURE
DROP PROCEDURE NAMA_PROCEDURENYA;
INSERT INTO
INSERT INTO PRESIDENT VALUES
('Carter J E','1924','4','NULL','Democratic','Georgia') ; INSERT INTO PRESIDENT VALUES
('Reagan R','1911','3','NULL','Republican','Illinois') ;
DELETE TABLE
Delete from PRESIDENT where PRES_NAME
=‘Reagan R’;
Delete from PRESIDENT where PRES_NAME
=‘Carter J E’;
TRUNCATE
TRUNCATE PRESIDENT;
PERBEDAAN DELETE DAN TRUNCATE
Delete Termasuk DML (Data Manipulasi Language) Bisa di RollBack Proses nya lebih lambat Query dapat digunakan pada table yang menjadi referensi Forign Key Tidak bisa melakukan reset Identity pada table Bisa mengaktifkan trigger
Truncate Termasuk DDL(Data Definition Language) Bisa di RollBack(Digital Forensic) Proses lebih cepat Query hanya menghapus record dalam table nya saja tanpa menghapus struktur nya Melakukan reset Identity pada table Tidak dapat mengaktifkan trigger
UPDATE
Update PRESIDENT set
PRES_NAME=‘Luna Maya’
where PRES_NAME=‘Reagan R’;
PRIMARY KEY
Satu atau beberapa kolom pada table yang mengidentifikasi tiap kolom dan baris pada table tersebut
INDEXES ATAU PENGINDEXAN
Digunakan untuk melakukan pencarian data per baris dengan nilai yang spesifik secara cepat pada tiap table nya
Kegunaan Index Melakukan pencarian cepat, dengan menambahkan syarat di query dengan WHERE Mendapatkan Record dari table lain ketika melakukan join antar table Melakukan pencarian nilai maksimal atau nilai minimal dari kolom index yang spesial
FOREIGN KEY
Satu atau beberapa kolom pada table yang merupakan primary key pada table satu namun diletakan pada table dimana tablenya berelasi dengan table dirinya
CREATE TABLE
Create table presiden(
Pres_name char(16),
Birth_yr smallint,
Yrs_serv smallint,
Death_age smallint,
Party char(11),
State_born char(15));
DROP TABLE
DROP TABLE PRESIDENT;
INDEX
Create index index1 on
PRESIDENT (PRES_NAME(16));
Pemanggilannya dengan mengetikkan
SHOW INDEX FROM PRESIDENT;
MULTI INDEX
Create index index1 on PRESIDENT
(PRES_NAME(16),Party(11));
Pemanggilannya dengan mengetikkan
Show index from PRESIDENT;
DROP INDEX
DROP INDEX1 ON PRESIDENT;
Catatan penting !!!
Kelompok yang TIDAK mengumpulkan PPT nya ke ane untuk diringkas adalah kelompok
Sabtu, 11 Juni 2011
menyelesaikan konsep subneting
Setelah anda membaca artikel Konsep Subnetting, Siapa Takut? dan memahami konsep Subnetting dengan baik. Kali ini saatnya anda mempelajari teknik penghitungan subnetting. Penghitungan subnetting bisa dilakukan dengan dua cara, cara binary yang relatif lambat dan cara khusus yang lebih cepat. Pada hakekatnya semua pertanyaan tentang subnetting akan berkisar di empat masalah: Jumlah Subnet, Jumlah Host per Subnet, Blok Subnet, dan Alamat Host- Broadcast.
Penulisan IP address umumnya adalah dengan 192.168.1.2. Namun adakalanya ditulis dengan 192.168.1.2/24, apa ini artinya? Artinya bahwa IP address 192.168.1.2 dengan subnet mask 255.255.255.0. Lho kok bisa seperti itu? Ya, /24 diambil dari penghitungan bahwa 24 bit subnet mask diselubung dengan binari 1. Atau dengan kata lain, subnet masknya adalah: 11111111.11111111.11111111.00000000 (255.255.255.0). Konsep ini yang disebut dengan CIDR (Classless Inter-Domain Routing) yang diperkenalkan pertama kali tahun 1992 oleh IEFT.
Pertanyaan berikutnya adalah Subnet Mask berapa saja yang bisa digunakan untuk melakukan subnetting? Ini terjawab dengan tabel di bawah:
Subnet Mask Nilai CIDR
255.128.0.0 /9
255.192.0.0 /10
255.224.0.0 /11
255.240.0.0 /12
255.248.0.0 /13
255.252.0.0 /14
255.254.0.0 /15
255.255.0.0 /16
255.255.128.0 /17
255.255.192.0 /18
255.255.224.0 /19
Subnet Mask Nilai CIDR
255.255.240.0 /20
255.255.248.0 /21
255.255.252.0 /22
255.255.254.0 /23
255.255.255.0 /24
255.255.255.128 /25
255.255.255.192 /26
255.255.255.224 /27
255.255.255.240 /28
255.255.255.248 /29
255.255.255.252 /30
SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS C
Ok, sekarang mari langsung latihan saja. Subnetting seperti apa yang terjadi dengan sebuah NETWORK ADDRESS 192.168.1.0/26 ?
Analisa: 192.168.1.0 berarti kelas C dengan Subnet Mask /26 berarti 11111111.11111111.11111111.11000000 (255.255.255.192).
Penghitungan: Seperti sudah saya sebutkan sebelumnya semua pertanyaan tentang subnetting akan berpusat di 4 hal, jumlah subnet, jumlah host per subnet, blok subnet, alamat host dan broadcast yang valid. Jadi kita selesaikan dengan urutan seperti itu:
1. Jumlah Subnet = 2x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada oktet terakhir subnet mask (2 oktet terakhir untuk kelas B, dan 3 oktet terakhir untuk kelas A). Jadi Jumlah Subnet adalah 22 = 4 subnet
2. Jumlah Host per Subnet = 2y – 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada oktet terakhir subnet. Jadi jumlah host per subnet adalah 26 – 2 = 62 host
3. Blok Subnet = 256 – 192 (nilai oktet terakhir subnet mask) = 64. Subnet berikutnya adalah 64 + 64 = 128, dan 128+64=192. Jadi subnet lengkapnya adalah 0, 64, 128, 192.
4. Bagaimana dengan alamat host dan broadcast yang valid? Kita langsung buat tabelnya. Sebagai catatan, host pertama adalah 1 angka setelah subnet, dan broadcast adalah 1 angka sebelum subnet berikutnya.
Subnet
192.168.1.0
192.168.1.64
192.168.1.128
192.168.1.192
Host Pertama
192.168.1.1
192.168.1.65
192.168.1.129
192.168.1.193
Host Terakhir
192.168.1.62
192.168.1.126
192.168.1.190
192.168.1.254
Broadcast
192.168.1.63
192.168.1.127
192.168.1.191
192.168.1.255
Kita sudah selesaikan subnetting untuk IP address Class C. Dan kita bisa melanjutkan lagi untuk subnet mask yang lain, dengan konsep dan teknik yang sama. Subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class C adalah seperti di bawah. Silakan anda coba menghitung seperti cara diatas untuk subnetmask lainnya.
Subnet Mask Nilai CIDR
255.255.255.128 /25
255.255.255.192 /26
255.255.255.224 /27
255.255.255.240 /28
255.255.255.248 /29
255.255.255.252 /30
SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS B
Berikutnya kita akan mencoba melakukan subnetting untuk IP address class B. Pertama, subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class B adalah seperti dibawah. Sengaja saya pisahkan jadi dua, blok sebelah kiri dan kanan karena masing-masing berbeda teknik terutama untuk oktet yang “dimainkan” berdasarkan blok subnetnya. CIDR /17 sampai /24 caranya sama persis dengan subnetting Class C, hanya blok subnetnya kita masukkan langsung ke oktet ketiga, bukan seperti Class C yang “dimainkan” di oktet keempat. Sedangkan CIDR /25 sampai /30 (kelipatan) blok subnet kita “mainkan” di oktet keempat, tapi setelah selesai oktet ketiga berjalan maju (coeunter) dari 0, 1, 2, 3, dst.
Subnet Mask Nilai CIDR
255.255.128.0 /17
255.255.192.0 /18
255.255.224.0 /19
255.255.240.0 /20
255.255.248.0 /21
255.255.252.0 /22
255.255.254.0 /23
255.255.255.0 /24
Subnet Mask Nilai CIDR
255.255.255.128 /25
255.255.255.192 /26
255.255.255.224 /27
255.255.255.240 /28
255.255.255.248 /29
255.255.255.252 /30
Ok, kita coba dua soal untuk kedua teknik subnetting untuk Class B. Kita mulai dari yang menggunakan subnetmask dengan CIDR /17 sampai /24. Contoh network address 172.16.0.0/18.
Analisa: 172.16.0.0 berarti kelas B, dengan Subnet Mask /18 berarti 11111111.11111111.11000000.00000000 (255.255.192.0).
Penghitungan:
1. Jumlah Subnet = 2x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada 2 oktet terakhir. Jadi Jumlah Subnet adalah 22 = 4 subnet
2. Jumlah Host per Subnet = 2y – 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada 2 oktet terakhir. Jadi jumlah host per subnet adalah 214 – 2 = 16.382 host
3. Blok Subnet = 256 – 192 = 64. Subnet berikutnya adalah 64 + 64 = 128, dan 128+64=192. Jadi subnet lengkapnya adalah 0, 64, 128, 192.
4. Alamat host dan broadcast yang valid?
Subnet
172.16.0.0
172.16.64.0
172.16.128.0
172.16.192.0
Host Pertama
172.16.0.1
172.16.64.1
172.16.128.1
172.16.192.1
Host Terakhir
172.16.63.254
172.16.127.254
172.16.191.254
172.16.255.254
Broadcast
172.16.63.255
172.16.127.255
172.16.191.255
172.16..255.255
Berikutnya kita coba satu lagi untuk Class B khususnya untuk yang menggunakan subnetmask CIDR /25 sampai /30. Contoh network address 172.16.0.0/25.
Analisa: 172.16.0.0 berarti kelas B, dengan Subnet Mask /25 berarti 11111111.11111111.11111111.10000000 (255.255.255.128).
Penghitungan:
1. Jumlah Subnet = 29 = 512 subnet
2. Jumlah Host per Subnet = 27 – 2 = 126 host
3. Blok Subnet = 256 – 128 = 128. Jadi lengkapnya adalah (0, 128)
4. Alamat host dan broadcast yang valid?
Subnet
172.16.0.0 172.16.0.128 172.16.1.0 … 172.16.255.128
Host Pertama 172.16.0.1 172.16.0.129 172.16.1.1 … 172.16.255.129
Host Terakhir 172.16.0.126 172.16.0.254 172.16.1.126 … 172.16.255.254
Broadcast 172.16.0.127 172.16.0.255 172.16.1.127 … 172.16.255.255
Masih bingung juga? Ok sebelum masuk ke Class A, coba ulangi lagi dari Class C, dan baca pelan-pelan ;)
SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS A
Kalau sudah mantab dan paham, kita lanjut ke Class A. Konsepnya semua sama saja. Perbedaannya adalah di OKTET mana kita mainkan blok subnet. Kalau Class C di oktet ke 4 (terakhir), kelas B di Oktet 3 dan 4 (2 oktet terakhir), kalau Class A di oktet 2, 3 dan 4 (3 oktet terakhir). Kemudian subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class A adalah semua subnet mask dari CIDR /8 sampai /30.
Kita coba latihan untuk network address 10.0.0.0/16.
Analisa: 10.0.0.0 berarti kelas A, dengan Subnet Mask /16 berarti 11111111.11111111.00000000.00000000 (255.255.0.0).
Penghitungan:
1. Jumlah Subnet = 28 = 256 subnet
2. Jumlah Host per Subnet = 216 – 2 = 65534 host
3. Blok Subnet = 256 – 255 = 1. Jadi subnet lengkapnya: 0,1,2,3,4, etc.
4. Alamat host dan broadcast yang valid?
Subnet
10.0.0.0 10.1.0.0 … 10.254.0.0 10.255.0.0
Host Pertama 10.0.0.1 10.1.0.1 … 10.254.0.1 10.255.0.1
Host Terakhir 10.0.255.254 10.1.255.254 … 10.254.255.254 10.255.255.254
Broadcast 10.0.255.255 10.1.255.255 … 10.254.255.255 10.255.255.255
Mudah-mudahan sudah setelah anda membaca paragraf terakhir ini, anda sudah memahami penghitungan subnetting dengan baik. Kalaupun belum paham juga, anda ulangi terus artikel ini pelan-pelan dari atas. Untuk teknik hapalan subnetting yang lebih cepat, tunggu di artikel berikutnya ;)
Catatan: Semua penghitungan subnet diatas berasumsikan bahwa IP Subnet-Zeroes (dan IP Subnet-Ones) dihitung secara default. Buku versi terbaru Todd Lamle dan juga CCNA setelah 2005 sudah mengakomodasi masalah IP Subnet-Zeroes (dan IP Subnet-Ones) ini. CCNA pre-2005 tidak memasukkannya secara default (meskipun di kenyataan kita bisa mengaktifkannya dengan command ip subnet-zeroes), sehingga mungkin dalam beberapa buku tentang CCNA serta soal-soal test CNAP, anda masih menemukan rumus penghitungan Jumlah Subnet = 2x – 2
Tahap berikutnya adalah silakan download dan kerjakan soal latihan subnetting. Jangan lupa mengikuti artikel tentang Teknik Mengerjakan Soal Subnetting untuk memperkuat pemahaman anda dan meningkatkan kemampuan dalam mengerjakan soal dalam waktu terbatas.
Penulisan IP address umumnya adalah dengan 192.168.1.2. Namun adakalanya ditulis dengan 192.168.1.2/24, apa ini artinya? Artinya bahwa IP address 192.168.1.2 dengan subnet mask 255.255.255.0. Lho kok bisa seperti itu? Ya, /24 diambil dari penghitungan bahwa 24 bit subnet mask diselubung dengan binari 1. Atau dengan kata lain, subnet masknya adalah: 11111111.11111111.11111111.00000000 (255.255.255.0). Konsep ini yang disebut dengan CIDR (Classless Inter-Domain Routing) yang diperkenalkan pertama kali tahun 1992 oleh IEFT.
Pertanyaan berikutnya adalah Subnet Mask berapa saja yang bisa digunakan untuk melakukan subnetting? Ini terjawab dengan tabel di bawah:
Subnet Mask Nilai CIDR
255.128.0.0 /9
255.192.0.0 /10
255.224.0.0 /11
255.240.0.0 /12
255.248.0.0 /13
255.252.0.0 /14
255.254.0.0 /15
255.255.0.0 /16
255.255.128.0 /17
255.255.192.0 /18
255.255.224.0 /19
Subnet Mask Nilai CIDR
255.255.240.0 /20
255.255.248.0 /21
255.255.252.0 /22
255.255.254.0 /23
255.255.255.0 /24
255.255.255.128 /25
255.255.255.192 /26
255.255.255.224 /27
255.255.255.240 /28
255.255.255.248 /29
255.255.255.252 /30
SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS C
Ok, sekarang mari langsung latihan saja. Subnetting seperti apa yang terjadi dengan sebuah NETWORK ADDRESS 192.168.1.0/26 ?
Analisa: 192.168.1.0 berarti kelas C dengan Subnet Mask /26 berarti 11111111.11111111.11111111.11000000 (255.255.255.192).
Penghitungan: Seperti sudah saya sebutkan sebelumnya semua pertanyaan tentang subnetting akan berpusat di 4 hal, jumlah subnet, jumlah host per subnet, blok subnet, alamat host dan broadcast yang valid. Jadi kita selesaikan dengan urutan seperti itu:
1. Jumlah Subnet = 2x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada oktet terakhir subnet mask (2 oktet terakhir untuk kelas B, dan 3 oktet terakhir untuk kelas A). Jadi Jumlah Subnet adalah 22 = 4 subnet
2. Jumlah Host per Subnet = 2y – 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada oktet terakhir subnet. Jadi jumlah host per subnet adalah 26 – 2 = 62 host
3. Blok Subnet = 256 – 192 (nilai oktet terakhir subnet mask) = 64. Subnet berikutnya adalah 64 + 64 = 128, dan 128+64=192. Jadi subnet lengkapnya adalah 0, 64, 128, 192.
4. Bagaimana dengan alamat host dan broadcast yang valid? Kita langsung buat tabelnya. Sebagai catatan, host pertama adalah 1 angka setelah subnet, dan broadcast adalah 1 angka sebelum subnet berikutnya.
Subnet
192.168.1.0
192.168.1.64
192.168.1.128
192.168.1.192
Host Pertama
192.168.1.1
192.168.1.65
192.168.1.129
192.168.1.193
Host Terakhir
192.168.1.62
192.168.1.126
192.168.1.190
192.168.1.254
Broadcast
192.168.1.63
192.168.1.127
192.168.1.191
192.168.1.255
Kita sudah selesaikan subnetting untuk IP address Class C. Dan kita bisa melanjutkan lagi untuk subnet mask yang lain, dengan konsep dan teknik yang sama. Subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class C adalah seperti di bawah. Silakan anda coba menghitung seperti cara diatas untuk subnetmask lainnya.
Subnet Mask Nilai CIDR
255.255.255.128 /25
255.255.255.192 /26
255.255.255.224 /27
255.255.255.240 /28
255.255.255.248 /29
255.255.255.252 /30
SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS B
Berikutnya kita akan mencoba melakukan subnetting untuk IP address class B. Pertama, subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class B adalah seperti dibawah. Sengaja saya pisahkan jadi dua, blok sebelah kiri dan kanan karena masing-masing berbeda teknik terutama untuk oktet yang “dimainkan” berdasarkan blok subnetnya. CIDR /17 sampai /24 caranya sama persis dengan subnetting Class C, hanya blok subnetnya kita masukkan langsung ke oktet ketiga, bukan seperti Class C yang “dimainkan” di oktet keempat. Sedangkan CIDR /25 sampai /30 (kelipatan) blok subnet kita “mainkan” di oktet keempat, tapi setelah selesai oktet ketiga berjalan maju (coeunter) dari 0, 1, 2, 3, dst.
Subnet Mask Nilai CIDR
255.255.128.0 /17
255.255.192.0 /18
255.255.224.0 /19
255.255.240.0 /20
255.255.248.0 /21
255.255.252.0 /22
255.255.254.0 /23
255.255.255.0 /24
Subnet Mask Nilai CIDR
255.255.255.128 /25
255.255.255.192 /26
255.255.255.224 /27
255.255.255.240 /28
255.255.255.248 /29
255.255.255.252 /30
Ok, kita coba dua soal untuk kedua teknik subnetting untuk Class B. Kita mulai dari yang menggunakan subnetmask dengan CIDR /17 sampai /24. Contoh network address 172.16.0.0/18.
Analisa: 172.16.0.0 berarti kelas B, dengan Subnet Mask /18 berarti 11111111.11111111.11000000.00000000 (255.255.192.0).
Penghitungan:
1. Jumlah Subnet = 2x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada 2 oktet terakhir. Jadi Jumlah Subnet adalah 22 = 4 subnet
2. Jumlah Host per Subnet = 2y – 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada 2 oktet terakhir. Jadi jumlah host per subnet adalah 214 – 2 = 16.382 host
3. Blok Subnet = 256 – 192 = 64. Subnet berikutnya adalah 64 + 64 = 128, dan 128+64=192. Jadi subnet lengkapnya adalah 0, 64, 128, 192.
4. Alamat host dan broadcast yang valid?
Subnet
172.16.0.0
172.16.64.0
172.16.128.0
172.16.192.0
Host Pertama
172.16.0.1
172.16.64.1
172.16.128.1
172.16.192.1
Host Terakhir
172.16.63.254
172.16.127.254
172.16.191.254
172.16.255.254
Broadcast
172.16.63.255
172.16.127.255
172.16.191.255
172.16..255.255
Berikutnya kita coba satu lagi untuk Class B khususnya untuk yang menggunakan subnetmask CIDR /25 sampai /30. Contoh network address 172.16.0.0/25.
Analisa: 172.16.0.0 berarti kelas B, dengan Subnet Mask /25 berarti 11111111.11111111.11111111.10000000 (255.255.255.128).
Penghitungan:
1. Jumlah Subnet = 29 = 512 subnet
2. Jumlah Host per Subnet = 27 – 2 = 126 host
3. Blok Subnet = 256 – 128 = 128. Jadi lengkapnya adalah (0, 128)
4. Alamat host dan broadcast yang valid?
Subnet
172.16.0.0 172.16.0.128 172.16.1.0 … 172.16.255.128
Host Pertama 172.16.0.1 172.16.0.129 172.16.1.1 … 172.16.255.129
Host Terakhir 172.16.0.126 172.16.0.254 172.16.1.126 … 172.16.255.254
Broadcast 172.16.0.127 172.16.0.255 172.16.1.127 … 172.16.255.255
Masih bingung juga? Ok sebelum masuk ke Class A, coba ulangi lagi dari Class C, dan baca pelan-pelan ;)
SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS A
Kalau sudah mantab dan paham, kita lanjut ke Class A. Konsepnya semua sama saja. Perbedaannya adalah di OKTET mana kita mainkan blok subnet. Kalau Class C di oktet ke 4 (terakhir), kelas B di Oktet 3 dan 4 (2 oktet terakhir), kalau Class A di oktet 2, 3 dan 4 (3 oktet terakhir). Kemudian subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class A adalah semua subnet mask dari CIDR /8 sampai /30.
Kita coba latihan untuk network address 10.0.0.0/16.
Analisa: 10.0.0.0 berarti kelas A, dengan Subnet Mask /16 berarti 11111111.11111111.00000000.00000000 (255.255.0.0).
Penghitungan:
1. Jumlah Subnet = 28 = 256 subnet
2. Jumlah Host per Subnet = 216 – 2 = 65534 host
3. Blok Subnet = 256 – 255 = 1. Jadi subnet lengkapnya: 0,1,2,3,4, etc.
4. Alamat host dan broadcast yang valid?
Subnet
10.0.0.0 10.1.0.0 … 10.254.0.0 10.255.0.0
Host Pertama 10.0.0.1 10.1.0.1 … 10.254.0.1 10.255.0.1
Host Terakhir 10.0.255.254 10.1.255.254 … 10.254.255.254 10.255.255.254
Broadcast 10.0.255.255 10.1.255.255 … 10.254.255.255 10.255.255.255
Mudah-mudahan sudah setelah anda membaca paragraf terakhir ini, anda sudah memahami penghitungan subnetting dengan baik. Kalaupun belum paham juga, anda ulangi terus artikel ini pelan-pelan dari atas. Untuk teknik hapalan subnetting yang lebih cepat, tunggu di artikel berikutnya ;)
Catatan: Semua penghitungan subnet diatas berasumsikan bahwa IP Subnet-Zeroes (dan IP Subnet-Ones) dihitung secara default. Buku versi terbaru Todd Lamle dan juga CCNA setelah 2005 sudah mengakomodasi masalah IP Subnet-Zeroes (dan IP Subnet-Ones) ini. CCNA pre-2005 tidak memasukkannya secara default (meskipun di kenyataan kita bisa mengaktifkannya dengan command ip subnet-zeroes), sehingga mungkin dalam beberapa buku tentang CCNA serta soal-soal test CNAP, anda masih menemukan rumus penghitungan Jumlah Subnet = 2x – 2
Tahap berikutnya adalah silakan download dan kerjakan soal latihan subnetting. Jangan lupa mengikuti artikel tentang Teknik Mengerjakan Soal Subnetting untuk memperkuat pemahaman anda dan meningkatkan kemampuan dalam mengerjakan soal dalam waktu terbatas.
Langganan:
Entri (Atom)